Mei 20, 2009

ayah beruang dan gunung

Posted in Hari ini pada 8:36 am oleh bundarozan

Awalnya bunda merasa perjalanan ayah beruang kemarin ke Gn. Gede adalah salah satu keegoisannya. Dhiya yang baru 3 bulan sudah ditinggal jauh. Ke Gn. Gede sekalipun yang dalam kategori pendakian termasuk mudah tetap membuat cemas. Apalagi kabar dari ayah beruang jarang terkirim lewat ponsel karena sinyal yang lemah, membuat bertanya-tanya terus tentang keadaannya. Toh akhirnya ayah beruang pulang dengan selamat meski meninggalkan “jejak” di salah satu kakinya : terkilir.

Setelah melihat hasil foto-fotonya selama pendakian ternyata bunda baru paham kenapa ayah beruang selalu ingin kembali.

Tapi dalam pendakiannya tak hanya keindahan yang ayah beruang temui, dia “menemukanku”, pendampingnya selama hampir 6 tahun…. dan dia  masih mencintaiku seperti dulu.  Ia juga “menemukan” Dhiya dan Rozan, yang ia rela mempertaruhkan segalanya…

Ternyata dia tak sepenuhnya egois, walau mungkin berat mengizinkan ayah beruang mendaki lagi.

* ayah beruang = ayahnya rozan & dhiya

Iklan

2 Komentar »

  1. Salam untuk keluarga yang bahagia.
    Sangat dewasa menurut saya.
    Terima kasih.

  2. dimasmidas said,

    🙂

    justru naik gunung itu untuk belajar mengendalikan keegoisan, hun….


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: