Diarsipkan di bawah: Hari ini

me and mom
Ibuku hanyalah orang biasa yang ‘luarbiasa.’ Lahir sebagai anak petani membuat ibu hanya bisa mengenyam pendidikan sampai SD. Karena itulah ibuku cuma seorang penjahit dan sempat menjadiburuh pabrik garmen. Dulu saat menjelang lebaran ibuku hampir tidak tidur untuk menyelesaikan pesanan jahitan, betapa melelahkan. Tapi ibuku tidak mengeluh, karena klo ibu tidak bekerja keras, anak2nya yang tiga orang akan sulit tercukupi kebutuhannya yang tidak mungkin mengandalkan dari gaji bapak yang juga buruh pabrik juga. Ibuku tidak pernah menelantarkan anak2nya walau beliau bekerja. Beliau selalu menyiapkan keperluan kami sebelum berangkat kerja dan saat istirahat siang beliau selalu menengok anak2nya di rumah. Selama tahun2 itu pula, kami sudah terbiasa ditinggal ibu saat bekerja, aku SD waktu itu.
Aaah, waktu cepat berlalu. Beliau baru berhenti bekerja saat Rozan cucunya lahir, dan tugas2 mengasuh Rozan sebagian berpindah padanya. Kasih sayangnya sekarang sebagai seorang ibu dan eyang tidak beda, melimpah dan tak kenal waktu. Saya tak mungkin membayarnya ataupun menggantinya. Hanya doa teriring senantiasa buat beliau…..apa yang telah diberikannya secara cuma-cuma menjadikannya makhluk yang dicintai dan diridhoi Allah, dan menjadi rebutan surga-surga di akherat kelak.
Setiap butir peluh yang kau teteskan…
hingga tenaga tak tersisa,
kasih sayang yang tak terhitung
dan malam-malam panjang doamu untuk kami
Terima kasih…. hanya Allahlah yang mampu membalasnya
Selamat Hari Ibu…. mamaku sayang
Ibu dan eyang Rozan tercinta kami :)
1 Komentar sejauh ini
Tinggalkan komentar
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
selamat hari ibuuu…..
taon ini sepertinya lebih berasa hari ibunya
Komentar oleh heri Desember 22, 2008 @ 9:24 am