11.19.09
Fixing a broken heart
Pernah merasa patah hati? atau sakit hati? klo sakit gigi? hehe…yg ini pasti pernah… klo sakit gigi pasti ke dokter gigi dong, nah kalo sakit hati? ke dokter apaan dong? anyway…banyak orang dengan bermacam cara untuk menyembuhkan sakit hatinya. Ada yang bisa sembuh setelah keliling-keliling mall untuk shopping…..
–yess, girls time, shop till u drop, xixixi—
atau ada juga yang terobati setelah menikmati sepotong blueberry cheesecake and hot capuccino sambil merem melek –it could be me, hmm–
or just sit back and relax in audi 1 at blitzmegaplex watching scarriest, adventorous, romantics movie all by ur self –it would be me, yess its me :p– 
tapi ternyata tahukah anda? hal-hal tadi gak menyembuhkan sama sekali, tapi hanya terlupa untuk sesaat….the best way to fixing ur broken heart is solve ur problem! pecahkan masalah dan cari jalan keluar, mencoba berdamai dengan hatimu sendiri dan siapkan danau yg luas dihatimu untuk mulai memaafkan orang itu dan dirimu sendiri….dan yg terpenting jangan lupa kembali kepada-Nya, tempat terbaik curhat
gudluck dear
nb : in the middle of fixing a broken heart
11.11.09
Comedy Movie
Jika suami menghabiskan waktu berlama-lama untuk membaca koleksi Titin atau kungfu boy, or he rather choose books than eat (korban nasgor dicuekin), saya menyempatkan diri mencuil sisa waktu saya saat seharusnya istirahat malam hanya untuk film, setelah anak2 tertidur. Yess, i love watching movie. Meski gak sehebat nonton di bioskop, lumayanlah. Dalam rangka kesukaan saya itu, saya borong 10 dvd awal bulan ini. Tadinya saya cuma pilih2 7, berhubung beli 10 dapet gratis satu, akhirnya beli aja 10 dapet 11 deh, hehe…toh toko ini menjual harga Rp 1000,- lebih murah dari tempat lain, jadi tau kan semuanya jadi berapa? *kabuuuurrr*
Sebelum beli, siangnya saya searching film2 yg kira-kira saya akan beli. Mood bulan ini pengen nonton film komedi. Akhirnya saya cari Comedy Film 2009, dan muncullah film2 komedi terbaru tahun 2009 ini.
Here are the list :
1. Confession of a sophaholic
2. 17 Again
3. Land of the lost
4. Year one
5. The proposal
6. I love u Man
7. Observe and Report
8. Funny People
9. Ghosts of Girlfriends Past
10.Night at the Museum: Battle of the Smithsonian
dll
Cuma 7 teratas yang saya beli dan sudah tonton, karena sisanya saya beli dvd pooh dan baby einstein sama filmnya AA Johny Depp, eleuh2, makin ganteng aja…xixixi
setelah beberapa film yang saya tonton itu kesimpulannya, Confession of shophaholic dan 17 Again its must watch movie, lucuuuu…. saya jadi baru tau Zac Effron itu guanteng bgt, halah…yg diperhatiin yg ganteng2…gpp, normal kan *dududuuuuu* dan yg gak perlu dibeli sejauh ini adalah Observe and Report, gak ngerti dimana lucunya…hhhh
Kesimpulan terakhir, saya musti beli dvd lagi nanti, ternyata banyak yg belum saya beli….hiyyaaa
07.29.09
Lulus
Eiiiitttt ini bukan sembarang lulus, bukan pula lulus ujian apalagi lulus S1, boro2 dah lulus, ijin belajarnya aja batal demi hukum, haha… Tapi klo Bundanya Haikal alias my boss, lulusnya melebihi lulus S2. Bisa jadi klo yang sudah pernah merasakan lulus S2. Tapi yang saya rasakan saat lulus yang ini adalah bahagia bercampur haru, exited, bersyukur…… tau gak lulus apa? Lulus ASI 6 bulan! yepiiiiiiiiiii…..Dhiya bisa dapet haknya selama 6 bulan ASI terus! apalagi diawal2 menyusui banyak suka dukanya.
Alhamdulillah ya Allah Engkau mudahkan semuanya….
Perjuangan berikutnya adalah ASI saja untuk Dhiya sampai 2 tahun, mudahkanlah juga ya Allah, amin….
Ini ada kenang2an Dhiya pertama MP ASI tgl 26 Juli kemaren, menu pertama bubur beras merah + ASI (sayang agak burem fotonya)

07.02.09
Masih belum beranjak
Masih belum beranjak,
jiwa ini
sejak terakhir
saat engkau masih ada
menyapa, menyayang dan melindungi
masih juga belum beranjak,
rasa ini
sejak terakhir
saat engkau masih ada
perasaan yang mendera, andai saat itu….
aku melakukan hal yang berbeda
apakah keadaan akan masih sama?
andai bisa ku putar waktu dan ku rubah cara
apa engkau akan masih ada?
maafkan aku pak
andai ku putar waktu….
aku hanya ingin kau tahu
betapa aku menyayangimu seperti engkau menyayangiku
*dalam isak tangis kerinduan dan penyesalan*
06.25.09
did u know that i really love u?
Tak ada yang terlewatkan dan lebih indah dari tulisan Ayahnya Rozan sekaligus menantu yang mewakilkan tentang Bapak (http://beruangqutub.wordpress.com) Seperti itulah Bapak. Hal-hal indah bersama beliau akan terus tersimpan dengan baik di laci kenangan dalam memori. Beliau yang pendiam ditunjukkan kasih sayangnya lewat perbuatan ; beliau yang tak segan membantu peran mama untuk mencuci bahkan melipat popok dhiya sekalipun dilakukannya saat aku sibuk dengan si kecil. Beliau yang tak segan datang ke rumah kami saat pompa air rusak atau mencabut rumput halaman kami tanpa kami minta. Beliau yang senang memutar lagu-lagu lama Panbers, BeGees atau Mus Mujiono. Beliau yang menjaga Dhiya saat eyangnya mengantar Rozan sekolah ; betapa menakjubkannya melihatnya menggendong Dhiya yang masih bayi, padahal biasanya Bapak-bapak kesulitan menggendong bayi mungil
Oh…waktu begitu cepat, Allah sang pemilik hidup dan mati telah memanggilnya, sebelum aku sempat bilang klo aku begitu mencintainya, sebelum aku sempat memeluk dan menciumnya saat ia masih ada. Sebelum aku sempat bicara panjang dan mesra dengan Bapak…did u know that i really love u Father….? I’m so sorry

Bapakku, Rozan dan Ayahnya
Allohummaghfirlahu
Warhamhuwa’afiihiwa’fu ‘anhu
Ya Allah, kumpulkanlah kami dalam Jannahmu……
amin
05.20.09
BCB
Afgan – Bukan Cinta Biasa (OST Bukan Cinta Biasa)
Kali ini kusadari
Aku telah jatuh cinta
Dari hatiku terdalam
Sungguh aku cinta padamu
Cintaku bukanlah cinta biasa
Jika kamu yang memiliki
Dan kamu yang temaniku seumur hidupku
Terimalah pengakuanku
Percayalah kepadaku
Semua ini kulakukan
Karena kamu memang untukku
Cinta ku bukan cinta biasa
Jika kamu yang menemani
Dan kamu yang temaniku seumur hidupku
Terimalah pengakuanku

P.S. I love U more –today i found out that ur love is greater than i ever thought—
ayah beruang dan gunung
Awalnya bunda merasa perjalanan ayah beruang kemarin ke Gn. Gede adalah salah satu keegoisannya. Dhiya yang baru 3 bulan sudah ditinggal jauh. Ke Gn. Gede sekalipun yang dalam kategori pendakian termasuk mudah tetap membuat cemas. Apalagi kabar dari ayah beruang jarang terkirim lewat ponsel karena sinyal yang lemah, membuat bertanya-tanya terus tentang keadaannya. Toh akhirnya ayah beruang pulang dengan selamat meski meninggalkan “jejak” di salah satu kakinya : terkilir.
Setelah melihat hasil foto-fotonya selama pendakian ternyata bunda baru paham kenapa ayah beruang selalu ingin kembali.
Tapi dalam pendakiannya tak hanya keindahan yang ayah beruang temui, dia “menemukanku”, pendampingnya selama hampir 6 tahun…. dan dia masih mencintaiku seperti dulu. Ia juga “menemukan” Dhiya dan Rozan, yang ia rela mempertaruhkan segalanya…
Ternyata dia tak sepenuhnya egois, walau mungkin berat mengizinkan ayah beruang mendaki lagi.
* ayah beruang = ayahnya rozan & dhiya
04.16.09
Bintang baru
Ya ampyuunnn, udah 2 mingguan ngantor -setelah cuti melahirkan- baru buka blog lagi, karena begitu pegang kompi langsung daftar fesbuk, haha…gak mo ketinggalan ama temen2 yg lagi ngeributin fesbuk. Padahal friendster aja dah jarang dibuka lagi. Cuma mo ngulang kebahagiaan klo teman2 sebelumnya sudah tau. Dhiya mau ikut aku pajang di sini, yang lagi lucu-lucunya, sampe kepikiran pengen punya lagi…-eits, nanti dulu ah, masih inget sakitnya yg kmaren, hehe-
Tante, Om, Pak Dhe, Bu Dhe…kenalkan new member of Kholid’s family
dhiya abis mandi
“aku lahir 25 Januari 2009, namaku Dhiya Ulhaq Azkiya yg artinya cahaya kebenaran dari orang yg suci… oopss, maaf ya tan, om, pak dhe, bu dhe…aku habis mandi, jd blum pake baju…bentar aku pake baju dulu….”
dhiya is a Lady Strawberry
tadaaaaaaa… sekarang aku dah lengkap pake baju dan topi, ayahku jadi sering panggil aku Lady Strawbery gara2 topiku ini…hihi…”
01.07.09
Palestina, dukamu duka kami…
kispa.org -Peringatan 60 Tahun Tragedi Nakbah
PALESTINA, BAGAIMANA BISA AKU MELUPAKANMU
oleh : Taufiq Ismail
Ketika rumah-rumahmu diruntuhkan bulldozer dengan suara gemuruh
menderu, serasa pasir dan batu bata dinding kamartidurku
bertebaran di pekaranganku, meneteskan peluh merah dan
mengepulkan debu yang berdarah,
Ketika luasan perkebunan jerukmu dan pepohonan apelmu dilipat-lipat
sebesar saputangan lalu di Tel Avis dimasukkan dalam fail lemari
kantor agraria. serasa kebun kelapa dan pohon manggaku di kawasan
katulistiwa, yang dirampas mereka,
Ketika kiblat pertama mereka gerek dan keroaki bagai kekuatan reptilia bawah
tanah dan sepatusepatu serdadu menginjaki tumpuan kening kita
semua, serasa runtuh lantai papan surau tempat aku waktu kecil
belajar tajwid Al-Quran 40 tahun silam, dibawahnya ada kolam ikan
yang air gunungnya bening kebiru-biruan kini ditetesi
air
mataku,
Palestina, bagaimana bisa aku melupakanmu,
Ketika anak-anak kecil di Gaza belasan tahun bilangan umur mereka
menjawab laras baja dengan timpukan batu cuma, lalu dipatahi
pergelangan tangan dan lengannya, siapakah yang tak menjerit serasa
anak-anak kami Indonesia jua yang dizalimi mereka – tapi saksikan
tulang muda mereka yang patah akan bertaut dan mengulurkan
rantai amat panjangnya, pembelit leher lawan mereka, penyeret
tubuh si zalim ke neraka,
Ketika kusimak puisi-puisi Fadwa Tuqan, Samir Al Qassem, Harun Hashim
Rashid, Jabra Ibrahim Jabra, Nizar Qabbani dan seterusnya yang
dibacakan di Pusat Kesenian Jakarta, jantung kami semua berdegup
dua kali lebih gencar lalu tersayat oleh sembilu bambu deritamu,
darah kami pun memancar ke atas lalu meneteskan guratan kaligrafi
‘Allahu Akbar!’
dan
‘Bebaskan Palestina!’
Ketika pabrik tak bernama 1000 ton sepekan memproduksi dusta,
menebarkannya ke media cetak dan elektronika, mengoyaki
tenda-tenda pengungsi di padang pasir belantara.
membangkangi resolusi-resolusi majelis terhormat di dunia,
membantai di Shabra dan Shatila, mengintai Yasser Arafat,
Ahmad Yassin dan semua pejuang negeri anda, aku pun
berseru pada khatib dan imam shalat Jum’at sedunia; doakan
kolektif dengan kuat seluruh dan setiap pejuang yang
menapak jalanNya, yang ditembaki dan kini dalam penjara.
lalu dengan kukuh kita bacalah
‘la quwwata illa bi-Llah!’
Palestina. bagaimana bisa aku melupakanmu
Tanahku jauh. bila diukur kilometernya beribu-ribu
Tapi azan Masjidil Aqsha begitu merdu
Serasa terngiang-ngiang di telingaku.
1989
diambil dari http://www.kispa.org/
KISPA
Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina

"save palestine!"
nb : untuk tragedi di Palestine, Sabtu 27 Desember 2008, hanya dua hari menjelang tahun baru 1430 Hijriyah. Pukul 11.30 menjelang azan Zuhur di Jalur Gaza, Palestina. Dukamu adalah duka kami…banyak doa untuk kalian wahai para syahid dan syahidah, Hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal maula wa ni’man-nashir
12.22.08
Selamat Hari Ibu, mamaku sayang…

me and mom
Ibuku hanyalah orang biasa yang ‘luarbiasa.’ Lahir sebagai anak petani membuat ibu hanya bisa mengenyam pendidikan sampai SD. Karena itulah ibuku cuma seorang penjahit dan sempat menjadiburuh pabrik garmen. Dulu saat menjelang lebaran ibuku hampir tidak tidur untuk menyelesaikan pesanan jahitan, betapa melelahkan. Tapi ibuku tidak mengeluh, karena klo ibu tidak bekerja keras, anak2nya yang tiga orang akan sulit tercukupi kebutuhannya yang tidak mungkin mengandalkan dari gaji bapak yang juga buruh pabrik juga. Ibuku tidak pernah menelantarkan anak2nya walau beliau bekerja. Beliau selalu menyiapkan keperluan kami sebelum berangkat kerja dan saat istirahat siang beliau selalu menengok anak2nya di rumah. Selama tahun2 itu pula, kami sudah terbiasa ditinggal ibu saat bekerja, aku SD waktu itu.
Aaah, waktu cepat berlalu. Beliau baru berhenti bekerja saat Rozan cucunya lahir, dan tugas2 mengasuh Rozan sebagian berpindah padanya. Kasih sayangnya sekarang sebagai seorang ibu dan eyang tidak beda, melimpah dan tak kenal waktu. Saya tak mungkin membayarnya ataupun menggantinya. Hanya doa teriring senantiasa buat beliau…..apa yang telah diberikannya secara cuma-cuma menjadikannya makhluk yang dicintai dan diridhoi Allah, dan menjadi rebutan surga-surga di akherat kelak.
Setiap butir peluh yang kau teteskan…
hingga tenaga tak tersisa,
kasih sayang yang tak terhitung
dan malam-malam panjang doamu untuk kami
Terima kasih…. hanya Allahlah yang mampu membalasnya
Selamat Hari Ibu…. mamaku sayang
Ibu dan eyang Rozan tercinta kami :)

